METRO UPDATE.COM – Sumatra Barat.Terjadi dugaan penyalahgunaan dan penyimpangan dana CSR PT Pertamina (Persero) Terminal Bungus di daerah wisata Lubuk Hitam, Kelurahan Teluk Kabung Utara, Kecamatan Bungus Teluk Kabung kota Padang menjadi perbincangan hangat Ditengah masyarakat Dan Sangat Menarik untuk kita bahas.
Oknum dari pihak Pertamina (berinisial FK) dan oknum partai politik Nasdem (berinisial YC) diduga bekerja sama memainkan sistem dengan dalih pembuatan turbin tenaga air untuk penerangan masyarakat dan tempat wisata di daerah lubuk Hitam Kel teluk Kabung Utara.
Namun, turbin yang selesai hanya bisa digunakan untuk satu rumah (yang ternyata menjadi kafe milik YC), dan bahkan pembangunan kafe tersebut juga diduga menggunakan dana CSR yang seharusnya untuk masyarakat.Warga merasa dijadikan tameng, tidak mendapatkan informasi transparan tentang nilai proyek, dan mendesak investigasi serta keterbukaan dari pihak terkait dan berwenang.
Poin-Poin Penting
Objek CSR yang Dinyatakan: Turbin tenaga air untuk penerangan masyarakat dan tempat wisata Lubuk Hitam.Oknum yang Diduga Terlibat: FK (dari PT Pertamina Terminal Bungus) dan YC (oknum partai Nasdem, mantan calon dewan yang tidak terpilih) di kecamatan Bungus.
Dugaan Pelanggaran:
Ketidaktransparan nilai proyek dan penggunaan anggaran sejak awal,Penyimpangan dana untuk kepentingan pribadi (pembuatan kafe milik YC).
Turbin yang selesai tidak sesuai tujuan (hanya bisa untuk satu rumah/kafe, bukan masyarakat).
Reaksi Masyarakat dan Kertua RW setempat menegaskan kami Merasa dihianati, marah, dan mendesak investigasi serta keterbukaan informasi publik pihak perusahaan PT.Pertamina,” Minggu 14/12/2025″Karna masalah ini bisa berdampak buruk serta Merusak citra PT Pertamina Persero Bungus sebagai perusahaan BUMN dan begitu juga Sebaliknya berdampak buruk terhadap masyarakat di kecamatan Bungus yang masih berharap uluran tangan karna masih banyak belum tersentuh bantuan CSR dari perusahaan BUMN tersebut.(HD)






